Minggu, Maret 14, 2010

11 Binatang Punah Dalam Masa Kita

.



1. Golden Toad (1989)



Golden Toad: bukan satu-satunya spesies hilang dalam 40 tahun terakhir, tetapi mungkin hanya salah satunya. Amfibi fluorescent itu ditemukan di ketinggian punggung bukit Kosta Rika, tetapi berkat polusi, pemanasan global dan infeksi kulit jamur, spesies ini punah pada tahun 1989.

2. Zanzibar Leopard (1996)



Salah satu dari beberapa subspesies macan tutul di Zanzibar. Leopard ini adalah penghuni alami kepulauan Zanzibar Tanzania. Masih belum jelas apakah kucing besar ini secara teknis punah - Namun kata penduduk sekitar ada sesekali penampakannya tapi belum dapat dikonfirmasi.

Penyebab kepunahan: Warga setempat percaya bahwa macan tutul adalah simpanan penyihir, dan akhirnya mereka diburu dengan agresif. Binatang itu dilihat sebagai predator jahat yang harus dibasmi dan bahkan pemerintah mengkampanyekan itu. Pada pertengahan tahun 90-an ada upaya konservasi tapi itu dianggap terlalu kecil, terlalu terlambat.


3. Po'ouli (2004)



Sebagai penduduk asli Maui, Hawaii, Po'ouli, atau Black-Faced Honeycreeper, hanya ditemukan di tahun 1970-an. Tetapi populasinya menurun drastis, dan pada tahun 1997 hanya bersisa tiga ekor Po'ouli. Upaya untuk dikawinkan dengan burung-burung yang tersisa gagal dan akhirnya spesies ini dinyatakan punah secara resmi tujuh tahun kemudian.

Penyebab kepunahan: Habitat menyempit, penyakit, predator dan penurunan dalam sumber makanan.


4. Madeiran Large White (2007)



Large Madeiran yang menakjubkan.Kupu-kupu putih itu ditemukan di lembah-lembah dari hutan Laurisilva di Kepulauan Madeira Portugal. Kupu-kupu ini memiliki hubungan dekat dengan, Large White, yang umum di seluruh Eropa, Afrika dan Asia.

Penyebab kepunahan: Hilangnya habitat karena pembangunan serta polusi dari pupuk pertanian adalah dua penyebab utama dari penurunan spesies.

6. Pyrenean Ibex (2000)



Ibex Pyrenean terakhir meninggal pada tahun 2000. Namun, clone Ibex, dibuat dari kulit sampel yang diambil dari Pyrenean Ibex terakhir, ini dilahirkan pada tahun 2009. Namun meninggal tak lama setelah lahir karena komplikasi paru-paru.

Penyebab kepunahan: Berburu Ibex telah menyebabkan jumlah binatang ini berkurang secara serius dan konservasionis menyalahkan pemerintah Spanyol yang gagal bertindak pada waktunya untuk menyelamatkannya.

7. Badak Hitam Afrika Barat (2006)



Badak Hitam Afrika Barat telah dinyatakan punah pada tahun 2006, setelah konservasionis gagal menemukan sisa spesies dalam habitat tersisa terakhir mereka di Kamerun. Badak Hitam Afrika Barat adalah salah satu dari empat subspesies badak.

Penyebab kepunahan: para pemburu memburu badak karena tanduk, yang dipercaya oleh beberapa kalangan di Yaman dan Cina memiliki kekuatan aphrodisiacal.


8. Harimau Jawa (1979)



Serupa dalam tampilannya dengan Harimau Sumatra, harimau jawa adalah macan asli pulau Jawa Indonesia. Pada tahun 1800-an mereka begitu umum mereka dianggap hama oleh penduduk asli, tapi karena Jawa dikembangkan sebagai pulau hunian,populasi mereka menyusut. Pada tahun 1950-an, hanya tinggal tersisa 20 harimau.

Penyebab kepunahan: Kehilangan habitat dan pembangunan pertanian mengakibatkan penurunan populasi yang parah. Upaya konservasi di tahun 1940-an dan 50-an tidak berhasil karena kurangnya lahan dan perencanaan yang memadai.


9. Spix's Macaw (2004)



Juga disebut Little Blue Macaw, dikenal karena bulu biru yang indah. Sementara sebagian masih ada di penangkaran, burung biru kecil ini sudah punah di alam liar.

Penyebab kepunahan:
penghancuran Habitat dan perdagangan ilegal berkontribusi pada berkurangnya angka populasi.


10. Boa Round Island (1975)




Asli Round Island, sebuah pulau kecil di lepas pantai Mauritius, Boa Round Island lebih suka tinggal di puncak-lapisan tanah dari lereng gunung berapi. Hal ini pernah ditemukan pada beberapa pulau-pulau lain di sekitar Mauritius, tetapi jumlahnya telah menurun pada tahun 1940-an, dan hanya bisa ditemukan di Round Island setelah 1949. Ular terakhir terlihat pada tahun 1975.

Penyebab kepunahan: Pengenalan non-spesies asli kelinci dan kambing ke Round Island menghancurkan vegetasi dan mengganggu habitat ular itu.


11. Kupu Alcon Biru Belanda (1979)



Kupu-kupu ini sebuah subspesies dari Alcon Biru - ditemukan terutama di padang rumput dari Belanda. Sementara spesies lain yang saudara dekatnya masih ada di bagian Eropa dan Asia, Alcon Biru Belanda terakhir terlihat di alam liar pada tahun 1979.

Penyebab kepunahan: Pertumbuhan dalam pembangunan pertanian memiliki dampak negatif pada habitat Alcon Biru dan menyebabkannya kehilangan sumber makanan utama.


Sumber :
www.strov.co.cc

Selasa, Maret 09, 2010

FENOMENA MANUSIA TERBAKAR TIBA-TIBA

.


Salah satu fenomena paling aneh di dunia adalah Spontaneous Human Combustion (biasa disingkat SHC). Apa itu SHC? SHC yg secara harfiah bisa diartikan "terbakarnya manusia secara tiba-tiba" merupakan peristiwa di mana tubuh seseorang tiba-tiba terbakar sementara di sekitarnya tidak ada sesuatu semisal api atau sebangsanya yang memicu kebakaran.

Yang lebih janggal, seringkali tubuh korban bisa hangus hingga begitu parah, tapi benda-benda di sekitarnya yang letaknya bahkan begitu dekat tidak mengalami kerusakan seolah-olah tidak tersentuh api sama sekali. Fenomena SHC menurut catatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja, entah di tengah keramaian ataupun saat korbannya sedang sendiri.



Studi mengenai SHC pertama kali dianggap dipublikasikan oleh Jonas Dupont pada tahun 1763 dalam buku berjudul "De Incendiis Corporis Humani Spontaneis" yang isinya mengenai kumpulan kasus SHC di masa itu.

Para ilmuwan lainnya kemudian mulai melakukan kajian secara serius mengenai SHC & mengumpulkan berbagai macam kasus SHC yang pernah terjadi untuk diteliti lebih lanjut serta dicari penyebabnya.

Cukup mengejutkan karena ternyata fenomena SHC yangg pernah terjadi relatif banyak dan itu belum termasuk kasus-kasus SHC yang tidak diketahui publik maupun yang terjadi di luar jangkauan mereka (pengumpulan data mereka umumnya sebatas di wilayah barat, terutama AS)



Berikut adalah sebagian kecil dari daftar fenomena SHC yang diketahui yang kebanyakan berlokasi di Barat karena dari sanalah mereka berasal.

Tahun 1731

Seorang wanita yg diketahui sebagai Countess Cornelia di Bandi dari Cesena, Italia, ditemukan meninggal karena terbakar di lantai kamar tidurnya. Hanya kakinya yang masih memakai stocking dan sebagian kepalanya yang tersisa.

Kasus itu dianggap membingungkan karena normalnya, dalam kasus kebakaran rumah, anggota tubuh terbakar lebih dulu barulah batang tubuhnya ikut terkena api, namun dalam kasus ini justru tubuh korban hangus hingga menjadi abu namun kaki dan kepalanya masih tersisa.

Tanggal 27 Agustus 1938

Phyllis Newcombe dan pria tunangannya Madge Knight baru saja meninggalkan pesta dansa pada tengah malam di Chelmsford. Tiba-tiba gaun yg dipakai Phyllis - yang terbuat dari bahan crinoline - menyala hebat dan ia terpaksa diangkut ke rumah sakit setelah sempat berhasil menanggalkan gaunnya.

Sayang, ia meninggal beberapa jam kemudian. Dugaan awal, peristiwa itu disebabkanoleh puntung rokok, namun nyatanya gaun dari bahan yg sama tidak terbakar sama sekali sekalipun disundut dengan puntung rokok yg menyala. Keanehan lainnya, api seharusnya tidak menyala sebesar itu kecuali ada bensin atau minyak yg disiramkan pada saat itu.



Akhir tahun 1950-an di London

Seorang wanita sedang berdansa dengan pasangannya di diskotik. Tiba-tiba tubuh wanita tersebut diselimuti api dan ia meninggal sebelum api berhasil dipadamkan. Penyebab terbakarnya wanita itu masih misteri karena berdasarkan penuturan para saksi, tidak ada yang merokok dalam diskotik pada waktu itu dan tidak ada benda-benda mengandung api semisal lilin di atas meja.

Oktober 1963

Olga Woth meninggal karena terbakar hidup-hidup di dalam mobil. Tidak ada bau benda mudah terbakar seperti minyak yang tercium dan mobilnya sendiri sama sekali tidak terbakar.

Tanggal 19 November 1963 di Sussex

Madge Knight meninggal akibat terbakar ketika sedang tidur sendirian di kamarnya. Hal yg membingungkan, tidak tercium bahan-bahan mudah terbakar di lokasi & alas ranjangnya sama sekali tidak terbakar.

Bulan Desember 1966

Dr. John Irving Bentley ditemukan terbakar di dalam kamar mandi. Hanya kakinya yang tersisa, sementara barang-barang di kamar mandinya banyak yang tidak tersentuh api. Ini adalah salah satu kasus SHC yang paling terkenal.

Tahun 1980 di Chesire, Inggris

Susan Motteshead yang sedang memasak di dapur dan memakai piyama tahan api. Tiba-tiba muncul kobaran api beberapa detik dari punggungnya, namun tubuh dan rambutnya tidak terbakar sama sekali. Saat piyama yang dipakainya itu dicoba untuk dibakar oleh petugas pemadam kebakaran yang kemudian datang, piyama itu juga tidak bisa terbakar. Susan sendiri selamat dan tidak terluka sama sekali.

(Kasus ini bukan soal SHC, namun masih berhubungan soal fenomena "api yg misterius') Dalam buku "Phenomena" yang ditulis Jonny Michell & Robert Rickard, diceritakan bahwa di akhir abad ke-19 ada seorang wanita bernama Jennie Morgan dari Missouri yang memiliki kemampuan khusus. Percikan bunga api muncul dari wanita itu ke barang-barang di sekitarnya. Ia juga diketahui bisa membuat orang lain pingsan ketika berjabat tangan dengannya.



Ada beberapa hipotesis mengenai penyebab SHC. Salah satu hipotesis yang paling populer adalah yang dikenal sebagai "Efek Sumbu" (wick effect). Inti dari hipotesis itu adalah bahwa korban tiba-tiba tak sadarkan diri entah karena serangan jantung atau terlalu banyak minum alkohol.

Sumber api di dekatnya, misalnya dari rokok, lalu mulai membakar tubuh korbannya dengan memakai lemak dan alkohol sebagai bahan bakarnya. Teori ini sendiri memiliki kelemahan seperti fakta bahwa banyak korban sedang melakukan aktivitas secara aktif saat SHC terjadi dan fakta bahwa sumber api kecil semisal rokok nyatanya sulit membakar tubuh manusia karena kalaupun kulit korbannya berhasil terbakar, sumber apinya sendiri sudah padam. Apalagi dengan teori ini, api akan menjalar pelan-pelan, sementara dalam kasus SHC api muncul secara mendadak dan seketika.

Hipotesis lainnya adalah mengenai fenomena bahwa korban meninggal akibat adanya "penyimpangan" medan magentik bumi. Hipotesis itu menyatakan bahwa beberapa manusia memiliki kemampuan untuk "mengumpulkan" gelombang magnetik sehingga tubuhnya tiba-tiba terbakar ketika gelombang yang terkumpul cukup tinggi untuk membentuk api - yang juga merupakan salah satu bentuk gelombang.

Ibaratnya kurang lebih seperti kaca pembesar yang mengumpulkan cahaya dan perlahan mulai membakar benda di titik fokusnya. Hal ini didukung oleh fakta bahwa terjadi kenaikan intensitas medan magnet pada beberapa fenomena SHC (lihat diagram). Namun, gagasan mengenai manusia yg bisa memfokuskan gelombang magnetis sendiri masih dipertanyakan.



Masih ada hipotesis lain seperti mengaitkan fenomena SHC dengan kondisi kejiwaan seseorang. Dikatakan bahwa saat seseorang mengalami guncangan jiwa, oksigen dan hidrogen dalam tubuhnya akan mengalami reaksi berantai yang lebih lanjut menyebabkan ledakan dari dalam sel.

Sebagian orang bahkan percaya bahwa SHC adalah fenomena supranatural yang berasal dari "sesuatu yang tidak terlihat dan tidak bisa dirasakan manusia".

Satu hal yang pasti, sekalipun ada banyak hipotesis mengenai sebab fenomena SHC, belum ada penjelasan yang bisa menjelaskan fenomena SHC secara gamblang.


Sumber :
www.kaskus.us

10 FENOMENA ALAM MENAKJUBKAN

.



10. Ice Circles



Lingkaran es fenomena yang sangat jarang sekali terjadi di air yang bersuhu dingin. lingkaran-lingkaran es besar ini dapat ditemui di skandinavia dan Amerika utara.

9. Red Tides



Sebuah fenomena alam yang terjadi karena berkumpulnya mikroorganisme di pesisir tempat bergabungnya air dari muara, laut atau air sungai dan membuat air menjadi berwarna ungu dan merah.

8. Columnar Basalt



Formasi bebatuan yang terbentuk dikarenakan lava dari letusan gunung yang mendingin. Basalt yang terkenal di dunia terletak di Giant's Causeway di Irlandia Utara.

7. Sun Dogs



Fenomena dimana matahari terlihat berjumlah 3 buah.

6. Moeraki Boulders



Batu-batu berbentuk bulat yang berada di tepi pantai, terbentuk karena deburan ombak, yang terkenal berada di Pantai Koekohe.

5. Penitentes



Fenomena alam yang hanya terjadi di tempat antara Chili dan Argentina, yaitu salju di permukaan yang tinggi dan runcing karena tiupan angin yang kuat di pegunungan andes.

4. Light Pillars



Fenomena visual yang tercipta krn pantulan cahaya.

3. Catatumbo Lightning



Orang Venezuela menamakan petir misterius itu Relampago del Catatumbo atau petir Catatumbo. Lokasi terjadinya petir ini di mulut sungai Catatumbo di danau maracaribo, Venezuela.

Kilat ini menyambar hebat dengan tinggi 5 km. Terjadi 140 bahkan sampai 160 kali di malam hari dalam 1 tahun. Setiap malamnya terjadi sambaran selama 10 Jam. Tiap jam terjadi sebanyak 280 kali sambaran.

Jadi dalam setahun kurang lebih 448.000 kali sambaran. Petir ini terjadi karena tumbukkan angin kencang yang berasal dari Pegunungan Andes. Konon, petir ini adalah pembentuk lapisan ozon yang paling besar di bumi

2. Cave of the Crystals



Gua yang berisi crystal terletak di situs pertambangan di Chihuahua, Meksiko.

1. Pink and White Terraces



Keajaiban alam yang tinggal kenangan karena dihancurkan oleh letusan gunung berapi tarawera pada tahun 1886, Fenomena alam air hangat ini terbentuk dari semburan geyser yang melintas menuruni lereng bukit meninggalkan ketebalan es.

Kolam air hangat terbesar ini tercatat 3 hektar, sebelum kehancuranya fenomena ini masuk kedalam "The Eighth Wonder of the World".


Sumber :
www.kaskus.us